Akhir-akhir ini gue merasa ingin dan perlu mengusir sejenak orang-orang yang membuat gue tidak bersemangat. Iya, zaman sekarang banyak banget orang-orang yang kurang menghargai kegiatan-kegiatan temannya yang sebenarnya orang-orang ini kurang (bahkan tidak) tahu latar belakang temannya ini melakukan hal tersebut. Kenapa gue mau melakukan hal tersebut? Karena orang-orang ini muncul di sekitar gue . Ketika orang-orang di sekitar gue menyebarkan energi negatif otomatis gue akan menyerap energi negatif itu secara tidak sengaja, bahkan tidak sadar. Energi negatif ini yang membuat gue tidak bersemangat. Nah, energi negatif yang gue maksud ini apa, sih? Gue jelasin energi negatif menurut gue , ya. Energi negatif menurut gue adalah perasaan negatif yang ditimbulkan setelah berinteraksi dengan orang lain. Perasaan ini akhirnya menentukan mood kita dan menentukan kualitas kita dalam berkegiatan. Satu di antara banyak hal yang menula...
"Gue heran, kenapa ya gue gak nafsu makan kalau di kosan?" tanyaku kepada Kuning yang sedang makan nasi dengan ayam balado. Entah sudah berapa ayam yang ia santap hari ini. "Ah, itu mah karena lo gak punya duit aja kali? Kalau punya duit semua makanan juga dibeli sama lo," jawabnya sambil menyeringai, ada cabai terselip diantara giginya yang rapi. Ah, benar juga si Kuning. Aku tidak menyangkal pertanyaan sekaligus pernyataan Kuning, lalu Kuning bertanya, "Eh, Mer, emang lo kalau di rumah makan berapa kali? Itu badan tambun bener," tanya Kuning sekaligus meledek aku. Si Kuning ini memang kalau bicara sangat jujur. Mungkin faktor lingkungan asalnya, pikirku. "Lima kali minimal, hahaha," tawaku renyah sambil bersiap untuk mendengar tanggapan Kuning yang jujur berikutnya. "Wah, gila lo ya. Banyak banget! Kok bisa, sih, makan banyak banget gitu?" tanya Kuning. Lalu, pikiranku melayang... Iya, aku memang sering sekali makan jika di...