"Gue heran, kenapa ya gue gak nafsu makan kalau di kosan?" tanyaku kepada Kuning yang sedang makan nasi dengan ayam balado. Entah sudah berapa ayam yang ia santap hari ini. "Ah, itu mah karena lo gak punya duit aja kali? Kalau punya duit semua makanan juga dibeli sama lo," jawabnya sambil menyeringai, ada cabai terselip diantara giginya yang rapi. Ah, benar juga si Kuning. Aku tidak menyangkal pertanyaan sekaligus pernyataan Kuning, lalu Kuning bertanya, "Eh, Mer, emang lo kalau di rumah makan berapa kali? Itu badan tambun bener," tanya Kuning sekaligus meledek aku. Si Kuning ini memang kalau bicara sangat jujur. Mungkin faktor lingkungan asalnya, pikirku. "Lima kali minimal, hahaha," tawaku renyah sambil bersiap untuk mendengar tanggapan Kuning yang jujur berikutnya. "Wah, gila lo ya. Banyak banget! Kok bisa, sih, makan banyak banget gitu?" tanya Kuning. Lalu, pikiranku melayang... Iya, aku memang sering sekali makan jika di...